Ikuti
Indra Muhammad Nur Nasution
Indra Muhammad Nur Nasution
Institut Pemerintahan Dalam Negeri---Coord. Ministry Of Economic Affairs
Email yang diverifikasi di ipdn.ac.id - Beranda
Judul
Dikutip oleh
Dikutip oleh
Tahun
Marthalina,(2018)
IMN Nasution
Tantangan Pemerintah Daerah dalam Menerapkan Perencanaan Anggaran Responsif …, 2018
62018
Bureaucratic Turbulence After the Transfer of Structural to Functional Positions at the Coordinating Ministry for Economic Affairs
IMN Nasution
Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur) 10 (2), 138-157, 2022
22022
Penguatan Fungsi Organisasi Kesekretariatan Di Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
IMN Nasution
Jurnal Media Birokrasi, 1-19, 2023
2023
Optimalisasi Peran Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dalam Mendukung Sistem Online Single Submission (OSS)
IMN Nasution
Jurnal MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) 9 (2019), 145-160, 2019
2019
TANTANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN PERENCANAAN ANGGARAN RESPONSIF GENDER
IMN Nasution, M Marthalina
JE & KP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik), 163-182, 2018
2018
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Kabupaten Tangerang Provinsi Banten
IMN Nasution
Program Pascasarjana Magister Administrasi Pemerintah Daerah IPDN, 2018
2018
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN
IMN Nasution
JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik), 2017
2017
Pembangunan Kelautan dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Kasus di Kelurahan Pulau Kelapa Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Kabupaten Administrasi Kepulauan …
IMNN Marthalina
Jurnal Manajemen Pembangunan 2 (2015), 43-60, 2015
2015
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Aparatur terhadap Pelaksanaan Anggaran Belanja Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Padangsidempuan
IMN Nasution
Ekonomi dan Keuangan Publik 1 (2014), 59-76, 2014
2014
MARINE DEVELOPMENT IN THE CONTEXT COASTAL COMMUNITY DEVELOPMENT
INURM NASUTION
Sistem tidak dapat melakukan operasi ini. Coba lagi nanti.
Artikel 1–10