Jurnal Geosaintek
Jurnal Geosaintek
Departemen Teknik Geofisika ITS Surabaya
Email yang diverifikasi di geofisika.its.ac.id - Beranda
Judul
Dikutip oleh
Dikutip oleh
Tahun
Pemetaan Daerah Rawan Longsor dengan Metode Penginderaan Jauh dan Operasi Berbasis Spasial, Studi Kasus Kota Batu Jawa Timur
HS Firdaus, BM Sukojo
Jurnal Geosaintek 1 (1), 25-34, 2015
192015
Estimasi Tinggi Gelombang Laut menggunakan Citra Satelit ALOS-PALSAR, Studi Kasus Perairan Pulau Poteran, Sumenep
ZA Nadzir, LM Jaelani, A Sulaiman
Jurnal Geosaintek 2 (3), 173-184, 2016
52016
Analisis Nilai Frekuensi Natural Dan Amplifikasi Desa Olak Alen Blitar Menggunakan Metode Mikrotremor HVSR
N Sitorus, S Purwanto, W Utama
Jurnal Geosaintek 3 (2), 89-92, 2017
42017
Citra satelit landsat 8+ tris sebagai tinjauan awal dari manifestasi panas bumi di wilayah gunung argopura
MS Purwanto, A Bashri, M Harto, Y Syahwirawan
Jurnal Geosaintek 3 (1), 13-16, 2016
42016
Penentuan Area Korosi Tanah Lokal Berdasarkan Resistivitas Tanah untuk Perancangan Sistem Proteksi Katodik
DD Warnana, A Iswahyudi, SE Prabawa
Jurnal Geosaintek 1 (1), 43-46, 2015
42015
Karakterisasi reservoir karbonat dengan aplikasi seismik atribut dan inversi seismik impedansi akustik
RF Alifudin, W Lestari, F Syaifuddin, MW Haidar
Jurnal Geosaintek 2 (2), 107-112, 2016
32016
Desain Akuisisi Seismik Laut 3D Untuk Eksplorasi Hidrokarbon Dengan Menggunakan Metode Enhanced Static
B Wibisono, W Utama, F Syaifuddin
Jurnal Geosaintek 4 (3), 75-80, 2018
22018
Aplikasi Metode Geolistrik Tahanan Jenis untuk Mengetahui Bawah Permukaan di Komplek Candi Belahan (Candi Gapura)
JPGN Rochman, A Widodo, F Syaifuddin, W Lestari
Jurnal Geosaintek 3 (2), 93-98, 2017
22017
Analisa Struktur Regional Penyebab Gempa dan Tsunami Berdasarkan Anomali Gravitasi dan Dinamika Lempeng
NR Muhammad, W Lestari, F Syaifuddin
Jurnal Geosaintek 3 (2), 75-82, 2017
22017
Pemetaan Lingkungan Korosi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Self-Potensial Berdasarkan Native Potential Pada Daerah Unit 7 Dan 8 PT. PT. IPMOMI
M Amalia
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017
22017
Analisis Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Zona Water Content Di Desa Olak Alen Kecamatan Selorejo, Blitar
M Aisyah
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017
22017
Identifikasi Percepatan Tanah Maksimum (PGA) dan Kerentanan Tanah Menggunakan Metode Mikrotremor Jalur Sesar Kendeng
A Putri, MS Purwanto, A Widodo
Jurnal Geosaintek 3 (2), 107-114, 2017
22017
Kerentanan Pesisir terhadap Bencana Tanah Longsor di Bungus, Sumatera Barat dan sekitarnya menggunakan Metode Storie
WA Gemilang, S Husrin, UJ Wisha, G Kusumah
Jurnal Geosaintek 3 (1), 37-44, 2017
22017
Pemodelan Numerik Data Potensial Diri (Self Potential)
BT Samudra
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017
22017
Identifikasi Letak dan Kedalaman Cracks pada Bidang Longsor Menggunakan Metode Resistivitas 2D Konfigurasi Wenner-Schlumberger Studi Kasus Kecamatan Selorejo, Blitar
W Utama, AD Agustin, JPGN Rochman
Jurnal Geosaintek 2 (3), 195-200, 2016
22016
Penerapan Metode Very Low Frequency Electromagnetic (VLF-EM) Untuk Mendeteksi Rekahan Pada Daerah Tanggulangin, Sidoarjo
MS Shofyan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2016
22016
Pemetaan Kerawanan Bencana Gempa Bumi Dengan Metode PSHA Periode Ulang 2500 Tahun Studi Kasus Pulau Lombok–Nusa Tenggara Barat
S Kurniawan, DD Warnana, JPGN Rochman
Jurnal Geosaintek 5 (3), 109-112, 2019
12019
ANALISA MATEMATIS PADA KOREKSI BOUGUER DAN KOREKSI MEDAN DATA GRAVITASI SATELIT TOPEX DAN PENERAPAN DALAM GEOHAZARD STUDI KASUS SESAR PALU KORO, SULAWESI TENGAH
AD Maulana, DA Prasetyo
Jurnal Geosaintek 5 (3), 91-100, 2019
12019
Analisis Amplifikasi Dan Indeks Kerentanan Seismik Di Kawasan Fmipa Ugm Menggunakan Metode HVSR
NAF Tanjung, HP Yuniarto, D Widyawarman
Jurnal Geosaintek 5 (2), 61-68, 2019
12019
Aplikasi Multi Segment Inclinometer Berbasis Accelerometer Dan Moisture Sensor Sebagai Sistem Monitoring Pergerakan Tanah
H Afif, A Widodo, JPGN Rochman, F Syaifuddin
Jurnal Geosaintek 5 (1), 25-30, 2019
12019
Sistem tidak dapat melakukan operasi ini. Coba lagi nanti.
Artikel 1–20