lingua franca
lingua franca
Universitas Muhammadiyah Surabaya
Email yang diverifikasi di um-surabaya.ac.id - Beranda
Judul
Dikutip oleh
Dikutip oleh
Tahun
Perlawanan terhadap Dominasi Kekuasaan dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari (Analisis Wacana Kritis)
R Idayatiningsih
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
42017
Analisis wacana kritis pada pemberitaan kasus papa minta saham di Metro TV
A Albaburrahim, S Sujinah
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
22017
FOLKSONG DALAM TRADISI MA’AROLO LANI MALA’APA DI PELAUW MALUKU TENGAH (KAJIAN MAKNA)
SH Latuconsina
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
12017
RAGAM BAHASA DAN STRATEGI TINDAK TUTUR PEDAGANG ASONGAN DI TERMINAL PURABAYA KOTA SURABAYA
Z Ziaulhaq
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
PERBANDINGAN TIPE KEPRIBADIAN MUKMIN DALAM NOVEL MUNAJAT CINTA KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DENGAN NOVEL PURNAMA DARI TIMUR KARYA YUDHI AW
S Basari
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MEMAHAMI PARAGRAF
S Wahyuningsih
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL NOVEL DIFFERENT: KETIKA PERBEDAAN BUKAN SEBUAH PENGHALANG KARYA IRMA T. LESTARI
S Setijani
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
HEGEMONI KETUA PARTAI TERHADAP PRESIDEN DALAM MAJALAH TEMPO EDISI 13–19 APRIL 2015 (STUDI ANALISIS WACANA KRITIS)
MK Hasan
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
TIPOLOGI POLITIK PENCITRAAN DALAM NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE
F Fathorrahman
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
PSIKOLOGI KORUPSI NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI
F Faruq
Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 1 (2), 2017
2017
Sistem tidak dapat melakukan operasi ini. Coba lagi nanti.
Artikel 1–10