Ikuti
Taslim H. M. Yasin
Taslim H. M. Yasin
UIN Ar-Raniry
Email yang diverifikasi di ar-raniry.ac.id
Judul
Dikutip oleh
Dikutip oleh
Tahun
Menelusuri karakteristik masyarakat desa: pendekatan sosiologi budaya dalam masyarakat Atjeh
M Kurdi, THM Yasin
PeNA, 2005
212005
Membangun hubungan antar agama mewujudkan dialog dan kerjasama
THM Yasin
Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 13 (1), 85-91, 2011
142011
Pendidikan Islam: solusi problematika modern
F Saleh, Alimuddin, THM Yasin
Yayasan PeNA, 2007
92007
Problematika fikih modern
M Kurdi, M Mulia, THM Yasin
Yayasan PeNA, 2005
72005
Pluralisme Agama sebuah Keniscayaan
THM Yasin
Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 15 (1), 134-144, 2013
52013
Toleransi Beragama Perspektif Islam Dan Kong Hu Cu
THM Yasin, H Saputra
Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 1 (1), 41-54, 2021
42021
Konsep akal Menurut Perspektif Alquran dan Para Filsuf
FM Yunus, S Rijal, THM Yasin
Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies 7 (2), 56-69, 2021
32021
Pluralisme Agama di Wilayah Syari’at, dalam Syamsul Rijal, et. al
THM Yasin
Dinamika Sosial Keagamaan Dalam Pelaksanaan Syariat Islam, Dinas Syariat …, 2007
32007
Ulumul Qur'an: suatu pengantar
M Zaini, Syahrizal, THM Yasin
Yayasan PeNA, 2005
22005
Studi Ilmu Kalam
THM Yasin
Banda aceh: Ushuluddin Publishing, 2014
12014
Perseteruan Voltaire terhadap Islam dan Nabi Muhammad
MI Salda, S Rijal, THM Yasin
Jurnal Pemikiran Islam 2 (1), 1-19, 2022
2022
Discourse on the Authority of Sunnah and Hadith in the Perspective of Daniel W. Brown
MI Salda, S Rijal, A Mugni, THM Yasin
Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 22 (1), 171-189, 2022
2022
Reinterpretasi Konsep Agama merujuk pada Term Al-Islam sebagai Solusi bagi Problematika Perumusan Konsep Agama
THM Yasin
Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 22 (2), 97-106, 2020
2020
Menelusuri potensi konplik kehidupan umat beragama di Kota Subulussalam
THM Yasin
Pusat Penelitian dan Penerbitan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada …, 2016
2016
Sistem tidak dapat melakukan operasi ini. Coba lagi nanti.
Artikel 1–14