Abdul Karim SS MA
Abdul Karim SS MA
Dosen IAIN Kudus
Verified email at stainkudus.ac.id
TitleCited byYear
Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan
A Karim
Fikrah 2 (2), 2014
52014
Makna Kematian dalam Perspektif Tasawuf
A Karim
ESOTERIK 1 (1), 2015
42015
Komunikasi Antar Budaya di Era Modern
A Karim
Jurnal Komunikasi Lintas Budaya 3 (2), 2015
32015
KERANGKA STUDI FEMINISME (Model Penelitian Kualitatif tentang Perempuan dalam Koridor Sosial Keagamaan)
A Karim
Fikrah 2 (1), 2014
32014
Makna Ritual Kematian dalam Tradisi Islam Jawa
A Karim
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan 12 (2), 161-171, 2017
22017
Dimensi Sosial dan Spiritual Ibadah Zakat
A Karim
ZISWAF: Jurnal Zakat dan Wakaf 2 (1), 1-22, 2016
22016
DAKWAH MELALUI MEDIA: Sebuah Tantangan Dan Peluang
A Karim
Jurnal Komunikasi Penyiar Islam 4 (1), 2016
22016
Pemikiran Orientalis terhadap Kajian Tafsir Hadis
A Karim
Addin 7 (2), 2015
22015
Manhaj Imam Ahmad Ibn Hanbal dalam Kitab Musnadnya
A Karim
RIWAYAH 1 (2), 2015
22015
Reformulasi Tafsir Ijtima’i Dalam Menjawab Problematika Sosial
A Karim
dalam Hermeneutik IX, 1994
21994
TREGEDI PEMBUNUHAN KHALIFAH USMAN BIN AFFAN: Melacak Sejarah Munculnya Aliran Teologi Dalam Islam
A Karim
Fikrah 3 (1), 79-100, 2015
12015
Kolaborasi Konsep Ikhlas dan Exchange Behaviorism sebagai Media Interaksi Sosial
A Karim
FIKRAH 5 (2), 355-376, 2017
2017
ADDIN: PEMIKIRAN ORIENTALIS TERHADAP KAJIAN TAFSIR HADIS
A Karim
STAIN Kudus, 2017
2017
KONSTRUKSI NILAI-NILAI SOSIAL IBADAH PUASA
A Karim
RADAR KUDUS, 2017
2017
FEMINISME: SEBUAH MODEL PENELITIAN KUALITATIF
A Karim
Sawwa: Jurnal Studi Gender 10 (1), 83-98, 2014
2014
DISKURSUS PEMIKIRAN ORIENTALIS TENTANG TAFSIR HADIS Sebuah Over View
A Karim
HERMENEUTIK 8 (2), 2014
2014
TEOLOGI ANTI KORUPSI DALAM TINJAUAN AL-QUR’AN
A Karim
FIKRAH 1 (1), 2013
2013
PARADIGMA BARU KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (Sebuah Upaya dalam Merekonstruksi Realitas Media Massa)
A Karim
DISKURSUS PEMIKIRAN ORIENTALIS TENTANG TAFSIR HADIS
A Karim
KATA PENGANTAR, 151, 0
The system can't perform the operation now. Try again later.
Articles 1–19