Ikuti
Dr. Sumbo Tinarbuko, M.Sn
Dr. Sumbo Tinarbuko, M.Sn
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Email yang diverifikasi di isi.ac.id - Beranda
Judul
Dikutip oleh
Dikutip oleh
Tahun
Semiotika Komunikasi Visual
S Tinarbuko
1367*2009
DEKAVE: Desain Komunikasi Visual Penanda Zaman Masyarakat Global
S Tinarbuko
308*2015
Semiotika analisis tanda pada karya desain komunikasi visual
S Tinarbuko
Nirmana 5 (1), 2003
1032003
Iklan Politik dalam Realitas Media
S Tinarbuko
622009
Semiotika tanda verbal dan tanda visual iklan layanan masyarakat
S Tinarbuko
Panggung 26 (2), 2017
432017
Membaca Tanda dan Makna Desain Komunikasi Visual
S Tinarbuko
41*2017
Pola hidup konsumtif masyarakat Yogya
S Tinarbuko
Jakarta: Kompas, 2006
292006
Memahami Tanda, Kode, dan Makna Iklan Layanan Masyarakat
S Tinarbuko
Tesis. Bandung: ITB, 1998
281998
Semiotika Iklan Sosial (Bagian I)
S Tinarbuko
Yogyakarta: Jalasutra, 2007
182007
Membaca makna iklan politik pilpres 2019
S Tinarbuko
Mudra Jurnal Seni Budaya 34 (2), 250-258, 2019
152019
Perancangan dan Pengkajian Desain Komunikasi Visual
S Tinarbuko
112021
Eksekusi iklan televisi dengan pendekatan parodi
S Tinarbuko
Jurnal Ilmu Komunikasi 4 (1), 2007
112007
Makna Konotasi Rebranding Logo TVRI
S Tinarbuko
Mudra Jurnal Seni Budaya 35 (1), 15-21, 2020
82020
Semiotic of public service advertisement
S Tinarbuko
Indonesian Journal of Communication Studies 1 (2), 63680, 2008
72008
Mendengarkan dinding fesbuker
S Tinarbuko
Galangpress Group, 2009
62009
Reading the Message of Feminism in Wonder Woman Film
D Setyanto, S Soewarlan, S Tinarbuko
Proceedings of the 1st Seminar and Workshop on Research Design, for …, 2019
52019
Menakar Iklan Politik Pemilu 2009
S Tinarbuko
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana 11 (2), 114-124, 2009
52009
Mata Hati Iklan Indonesia
S Tinarbuko
Dini Mediapro, Yogyakarta, 2008
52008
Semiotika Desain Oblong Dagadu Djokdja
S Tinarbuko
Jurnal Ilmu Komunikasi 3 (1), 2006
52006
Haruskah iklan dilenyapkan
S Tinarbuko
Nirmana 4 (2), 2002
42002
Sistem tidak dapat melakukan operasi ini. Coba lagi nanti.
Artikel 1–20